Faktor Penyebab

Faktor-faktor yang menyebabkan Osteoporosis

Apakah yang menyebabkan terjadinya penyakit osteoporosis?

Berdasarkan penyebabnya, osteoporosis dibagi menjadi dua yaitu osteoporosis primer dan osteoporosis sekunder. Osteoporosis primer berkaitan dengan kekurangan hormon (khususnya wanita) dan kenaikan usia serta ketuaan, sdangkan osteoporosis sekunder disebabkan oleh berbagai keadaan klinis tertentu atau penyakit lain.

Bagaimana risiko penyakit osteoporosis pada wanita dan pria?

Risiko wanita lebih besar karena kadar hormon estrogen mulai menurun pada usia 35-40 tahun sedangkan pada laki-laki kadar hormon testosteron turun pada usia 65 tahun. Menurut statistik dunia, 1 dari 3 wanita rentan terkena penyakit osteoporosis

Bagaimana proses terjadinya penyakit osteoporosis?

Hormon estrogen digunakan untuk pertumbuhan sekunder pada wanita seperti pertumbuhan buah dada, tumbuh bulu -bulu, dll. Setelah kadar hormon estrogen mulai menurun, tubuh pun menjadi gemuk dan tulang mulai keropos. Normalnya, Folikel Stimulating hormon (FSH) menghasilkan estrogen untuk pertumbuhan tulang baru dan merangsang osteoblas. Osteoblas ini bekerja membentuk kolagen yang membuat tulang menjadi liat dan mineral dari sinar matahari ikut membuat tulang kuat.

Selain osteoblas, ada juga osteoklas. Osteoblas bekerja membentuk tulang, sedangkan osteoklas merusak tulang. Tulang yang sudah tua dirusak oleh osteoklas lalu dibentuk kembali oleh osteoblas. Saat masih ada hormon estrogen, proses pembentukan dan perusakan tulang berlangsung seimbang. Namun, setelah hormon estrogen tidak ada maka tulang tetap dirusak tapi yang dibentuk tidak ada. Osteoklas merusak tulang selama 3 minggu padahal pembentukan tulang membutuhkan waktu lebih lama yaitu 3 bulan. Sebenarnya ini adalah hal yang normal, yang terjadi karena penuaan atau menopause.

Ada beberapa faktor yang menjadikan osteoporosis terjadi.

1. Faktor Usia 

    Wanita yang sudah menopause, produksi hormone estrogen akan berkurang.

    Hal ini menyebabkan penurunan fungsi faktor pembentukan tulang.

2. Konsumsi obat-obatan yang mengandung kortikosteroid dalam jangka lama, misalnya obat asma, lupus, dll.

3. Gaya hidup yang kurang sehat, antara lain : merokok dan minum minuman beralkohol.

4. Kurang asupan kalsium.

5. Kurang latihan fisik dan aktifitas.

6. Haid yang tidak teratur atau lama tidak haid.

7. Kurang paparan sinat matahari.